Pernahkah Anda melihat sebuah blog layaknya sebuah kamus bahasa setebal 250 halaman? Ya..Anda benar, sebuah blog yang miskin akan konten atau gambar akan terlihat seperti kamus bahasa atau sebuah novel. Pengunjung yang berminat membacanya pun hanya dari kalangan tertentu, seperti kutu buku dan kutu kupret saja. Yah...itu bukan merupakan sebuah fenomena semata namun sudah menjadi budaya dari beberapa penyaji informasi, imaginasi kita tersiksa melayang tidak menentu arah ketika harus meraba makna dan arti yang tertuang dalam tulisan tersebut. Blog yang miskin konten mempunyai peluang yang besar ditinggalkan oleh pengunjung baru, pernahkah Anda mendengar peribahasa ini " Tak Kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta" Untuk mewujudkan kesan yang berbeda tentu hal yang utama adalah penampilan, setelah itu baru menyusul yang lain.
"Terus apa hubungannya dengan postingan?" sebuah pertanyaan yang cerdas..
Saya akan berteriak histeris dan ketakutan ketika menemukan sebuah postingan yang hanya berisi semak belukar yang tersusun menjadi sebuah tulisan. Hahaha...belum membaca saja sudah down dan kalah mental tatkala dihadapkan dengan begitu banyak tulisan. Dianggapnya saya orang bodoh dan harus belajar dari awal tentang bagaimana membaca yang baik dan benar, ah macam-macam saja...kecuali cerita dewasa itu lain lagi.
Apapun judul postingan Anda, tentunya memerlukan sebuah objek untuk mewakilkan secara keseluruhan inti dari pesan yang ingin Anda sampaikan. Apakah saya harus mengundang anggota DPR mas? bukan...
Yang saya maksudkan adalah lampirkanlah sebuah foto atau gambar untuk mewakili sebagian atau keseluruhan isi dari postingan Anda. Cara ini sangat membantu bagi pembaca tentunya guna dijadikan sandaran imajinasi ketika ingin memulai membaca.
Pengunjung akan lebih cenderung melihat gambar terlebih dahulu guna memulai imajinasinya mengenali isi dari postingan Anda. Bisa saya buktikan misalnya ketika Anda menemukan sebuah postingan berjudul "Harimau Lepas 3 Orang Tewas". Hal pertama yang ingin Anda tahu adalah dimanakah peristiwa itu terjadi?seperti apa sih bentuk harimau tersebut? siapa sih korbannya itu?Ketika rasa penasaran itu timbul kemudian Anda meng-klik postingan tersebut dan munculah sebuah gambar harimau, sudah tentu Anda akan langsung memvonis bahwa gambar harimau tersebut adalah pelakunya walaupun itu hanya sekedar gambar ilustrasi semata.
Dan seperti itulah fungsi konten gambar dalam postingan Anda, walaupun bukan gambar sebenarnya namun setidaknya dapat mewakili imajinasi para pembaca dalam memulai memahami isi postingan Anda.
Kalau tidak percaya sebagai contoh bukalah situs kompas.com , disana ada begitu banyak informasi lengkap dengan gambar peristiwa sebenarnya namun banyak juga yang hanya sekedar gambar ilustrasi.
Semoga postingan ini dapat membuka pikiran saya, Anda dan si fakir blogger miskin konten...salam








9 komentar:
membaca pesan di sisi paLing bawah, hakhakhak... saya kena tembak nih enggak pernah nampiLin gambar peLengkap imaginasi.
[Reply]tapi menurut saya (pendapat saya, Lho) itu Lebih baik dari pada nampiLin gambar yg enggak jeLas arah atau kurang mewakiLi.
wahaha..inilah postingan gaya seenak perut Om ga ada maksud menyinggung siapapun namun hanya wacana bagi diri sendiri. Kedepan saya akan coba melakukan eksperimen dengan memuat gambar yang sangat tidak ada hubungannya sama sekali dtidak mewakili imajinasi, ingin tahu juga Om gimana reaksinya, makasih Om dah mampir
[Reply]wah rupanya berbanding terbaLik nih dgn tanggapan saya, okok Pak kaLo begono saya tunggu eksperimennya, semoga Lebih menggeLitik dan dapat mengocok kerut dahi pembacanya. karena merasa ada keanehan, namun biLa dicermati tentunya ada makna tersendiri.
[Reply]sama2, saya pun mengucapkan haL serupa. sudah sudi kiranya rajin2 mnegunjungi bLog saya yg masih butut dan masih suka minder kaLo ngunjungi bLog2 keren. hehehe...
Om paling pinter merendah diri namun diam-diam menaikan mutu juga wkwkwkwk. sukses Om
[Reply]katanya merendahkan diri, tujuannya begono pak, hakhakhak...
[Reply]saLam sukses kembaLi, agar kita semua sama2 sukses.
manteb Om ...........
[Reply]bener banget,, layaknya ngomong tanpa liat muka kalau postingan tanpa gambar..
[Reply]keren portingannya,,
menurut saya postingan yang baik adalah yang singkat dan berisi. tambah gambar untuk memudahkan, menghibur, atau dapat memaksimalkan kecantikan sebuah posting. ok sib bro keren idenya.
[Reply]Keren Sobat, kunjung balik ya ^.
[Reply]Poskan Komentar