Minggu, 12 Agustus 2018

Raja Garuda Mas Bermitra Dengan Petani Untuk Berkembang Bersama

Agustus 12, 2018 // by mirajudin noor // , , , // No comments


Diantara beragam industri yang digeluti oleh anak perusahaan Royal Golden Eagle, semuanya butuh bahan baku dari hasil pertanian dan juga perkebunan dengan sangat vital. Dalam upaya pembuatan minyak kelapa sawit tentu juga diperlukan kelapa sawit sebagai bahan dasarnya sementara itu untuk memproduksi pulp and paper diperlukan kayu dari pohon seperti halnya akasia dan eukaliptus untuk operasional.
Semua yang dilakukan dan diperlukan berjalan untuk operasional tersebut tentu sangat erat kaitannya dengan peran para petani. Mereka dapat menjadi mitra yang menyediakan juga bahan baku untuk proses produksi grup yang awalnya bernama Raja Garuda Mas ini. Royal Golden Eagle atas dasar ini meletakkan kepedulian khusus terhadap nasib para petani karena mereka juga dinilai dapat menjadi partner yang bisa diajak berkembang bersama seiring dengan kemajuan bagi perusahaan.

Contoh Nyata Kemitraan Petani Dengan RGE

Grup yang awalnya bernama Raja Garuda Mas ini berusaha memberikan inspirasi kepada petani agar mereka dapat menjadi petani yang mandiri. Hal tersebut juga dirasakan oleh Usman sebagai petani yang pada akhirnya mampu berdiri sendiri. Kebanyakan masyarakat selama ini memang menjadi penonton, mereka enggan dan tidak mau terlibat didalamnya. Namun menurut Usman tak akan ada yang mengubah nasib mereka jika tak diubah sendiri. Karena itu ia sigap dalam usaha sampai menuai hasil yang maksimal saat ini.
Sundari Berlian selaku CD Manajer PT RAPP sampai detik ini mengatakan bahwa sudah terdapat lebih dari 150 kepala keluarga yang sudah menjadi mitra binaan dari CD RAPP dalam program ekonomi. Sangat diharapkan agar jumlah 150 tersebut akan terus menerus berkembang dan meningkat agar cita – cita perusahaan dibawah naungan RGE untuk program 5C salah satunya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan secara optimal. Langkah ini ditelisik juga menjadi sebuah cara dari RGE untuk membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan kesejangan diantara petani dengan profesi yang lainnya.
Sebagai sebuah korporasi perusahaan terbesar di Indonesia, apa yang sudah dilakukan Royal Golden Eagle sebagai bakti untuk negeri memang sangat unik. Grup usaha yang awalnya berdiri dengan nama Raja Garuda Mas ini sangat memperhatikan nasib para petani yang selama ini seringkali dilupakan. Tak hanya Asian Agri saja yang memberlakukannya akan tetapi anak perusahaan dari RGE yang lain termasuk APRIL Group juga turut serta memberikan suatu perhatian khusus kepada para petani. PT Riau Andalan Pulp And Paper melalui berbagai unit bisnisnya menggandeng sejumlah petani untuk menjadi petani binaan dalam program CD atau Community Development sebagai bagian dari tugas kemitraan untuk perkembangan RGE bersama petani setempat.
Manfaat yang dapat dirasakan oleh para petani binaan PT RAPP juga sangat besar. Salah satu yang menikmati manfaat yang diberikan oleh PT RAPP kepada para petani binaan yaitu Usman yang berasal dari Desa Olak, Sungai Mandau, Kabupaten Siak.
Ketika Usman bergabung sebagai petani binaan sejak tahun 2001 silam sebagai bagian dari kelompok tani setempat, ia sering mendapatkan berbagai macam bantuan mulai dari alat – alat pertanian, pupuk sampai dengan bibit yang dirawatnya dengan baik. Dengan bantuan tersebut yang dimanfaatkan dengan baik menjadikan perekonomian Usman meningkat secara pesat bahkan ia juga sanggup berjuang dan berdiri sendiri menjadi petani mandiri dengan semangat yang dimiliki. Diharapkan tentunya akan ada banyak petani sukses lainnya yang mengikuti jejak sukses Usman sebagai petani binaan dari RGE.

0 komentar:

Posting Komentar