Jumat, 14 Juni 2019

Intip Penyebab Hiperplasia Endometrium dan Bahayanya Bagi Wanita

Juni 14, 2019 // by mirajudin // , , // No comments


Wanita yang sudah dewasa, akan mengalami siklus menstruasi selama satu bulan sekali atau antara 25 hingga 35 hari sekali. Siklus menstruasi ini menandai bahwa tidak terjadi pembuahan di rahim sehingga dinding rahim yang dipersiapkan untuk menjadi tempat menempelnya embrio menjadi luruh. Sebelum siklus menstruasi terjadi, lebih dahulu organ reproduksi wanita menghasilkan sel telur yang diiringi dengan persiapan dinding rahim mempersiapkan kehamilan. Dinding rahim akan menjadi lebih lembut dan tebal agar embrio hingga janin dan bayi nantinya nyaman berada di sana hingga waktu kelahiran tiba.

Sayangnya, ada beberapa kondisi dimana terjadi penebalan dinding rahim yang terlalu cepat sehingga dinding rahim menjadi terlalu tebal. Kondisi ini dapat mempengaruhi proses pembuahan karena menyulitkan sperma untuk bertemu dengan sel telur. Akibatnya wanita yang memiliki kondisi ini atau disebut dengan Hiperplasia Endometrium akan sulit untuk mengandung. Gejala dari kondisi kesehatan ini antara lain:

• Menstruasi menjadi lebih lama dan lebih banyak volume darah dibandingkan sebelumnya.
• Siklus menstruasi menjadi lebih pendek.
• Keluar darah dari vagina di luar masa menstruasi bahkan saat Anda sudah mengalami menopause.

Kondisi hiperplasia endometrium ini bisa terjadi pada siapa saja, namun ada beberapa faktor resiko tinggi yang dimiliki oleh kelompok wanita tertentu, yaitu:

• Wanita yang berada di fase sebelum menopause.
• Wanita yang berada di fase menopause.
• Setelah menopause dan pernah menggunakan obat-obatan hormon.
• Memiliki siklus menstruasi tidak teratur.
• Memiliki obesitas.
• Mengkonsumsi obat-obatan hormonal.

Kondisi hiperplasia endometrium ini bisa menjadi lebih serius dari sebelumnya jika pertumbuhan dinding rahim tersebut memicu munculnya sel kanker. Karenanya, seorang wanita dengan hiperplasia endometrium harus juga melakukan tes apakah ada sel kanker yang ikut tumbuh di rahim atau bahkan menjadi penyebab penebalan yang terjadi. Untuk mencegahnya, jangan lupa menjaga kebersihan organ reproduksi dan kewanitaan khususnya saat sedang menstruasi dengan memakai merk pembalut yang aman seperti Laurier. Selain itu hindari menggunakan obat-obat hormonal dalam jangka panjang.

0 komentar:

Posting Komentar